Dan Kematian semakin akrab


 

Embun di pagi buta...
Menebarkan bau paksa
Detik-detik terakhirku
Kini semakin cepat memburu dan mengejarku..
Waktu terasa cepat berjalan...
Dan kematianku telah dekat di ambang gerbang kematian..
Detik-detik penantian ini..
Untuk berpulang di samping ilahi
Kematianku yang lekas...
Bak kawan bercanda dan tertawa lepas..

Ku coba melawan rasa sakit ini...
Saat cambuk-cambuk kedukaanku terasa perih-dan perih
Perlahan-lahan menggerogoti tubuh yang ringkih dan lemah ini...

Tuhan...
Ku mencoba menulis puisi ini
Yang mungkin takkan bisa menulis lagi...

Bila nanti Tuhan...
Ini adalah yang terakhir kali...
Ku titipkan saudara,sahabat dan sanak keluarga
Pada Mu ya Ilahi...


Related Posts: